Thursday, November 29, 2007

PRESBITORIAL

Menghidupi kasih Agape
Setiap Waktu

Kasih agape tidak dapat muncul dengan sendirinya. Kita perlu belajar sampai kasih itu menjadi bagian dari hidup kita. Proses pembelajaran dapat dimulai dari lingkup paling kecil, yaitu di komsel, dimana kita belajar membuka diri dan menerima kelemahan orang lain. Saling membangun, menjaga rahasia teman seiman, merendahkan hati untuk mau mengampuni orang lain, belajar berbagi hidup dengan teman seiman. Kemudian kita melangkah lebih lagi dengan mengasihi orang-orang di mana kita ditempatkan. Entah itu kantor, kampus, sekolah maupun tempat tinggal kita. Itulah ladang misi kita.

Setiap kita diutus oleh Allah untuk pergi kepada orang-orang yang memiliki masalah dalam hidupnya, terabaikan dan miskin secara fisik dan rohani. Kita harus menjadi jawaban bagi mereka. (Matius 22:9-10). Caranya sederhana, kita perlu berdoa meminta bimbingan Tuhan dan mengikuti langkah Roh Kudus. Bagi orang-orang yang terlantar, terluka dan terabaikan, sedikit perhatian seperti pelukan, senyuman tulus, sapaan hangat dan mengajak mereka berbicara memberikan kesan mendalam. Apalagi jika kita membawa berita baik, Injil keselamatan kepada mereka.

Satu keajaiban tentang kasih adalah, semakin boros kita membagikan kasih, kita takkan pernah kekurangan kasih. Sebab, semakin banyak hidup yang kita bagikan, semakin banyak juga Allah melimpahkan kasihNya pada kita. Kasih agape akan menjadi hidup jika kita memberi waktu, doa, tenaga dan uang kita. (Ruth Salmah/PA Family)

No comments: