Sunday, May 17, 2009

Ask, Search and Knock the door (hah?!?)

KEGERAKAN KITA


19 September 2008

Beberapa hari itu, berdoa adalah isu utama dalam hidupku. Aku banyak belajar segala sesuatu tentang berdoa: bagaimana berdoa yang benar, kuasa doa, sampai hal pengabulan doa. Nah, hal yang spesial kutemukan dalam 4M hari itu, waktu aku merenungkan “Doa yang Dikabulkan”, ayatnya Matius 7:7-11. Ayat 7-nya bagus sekali. Begini bunyinya: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu”

Kalau dibaca sekilas memang terdengar biasa saja, atau bahkan kita berpikir, “Gampang sekali semuanya terjadi. Tinggal minta, dikasih; cari, ketemu; ketok pintu, dibukakan. Padahal hidup ini kan tidak segampang itu? Apa hubungannya dengan doa yang dikabulkan?”

Firman Tuhan memang nggak bisa cuma dibaca sekilas-sekilas atau sambil lalu. Firman Tuhan itu sangat kaya maksud dan artinya. Hebatnya lagi, Firman Tuhan itu punya kuasa super dahsyat yang nggak terpikirkan oleh akal sehat manusia.

Kembali ke topik. Aku merenungkan ayat itu sungguh-sungguh (sebelum membaca, aku juga minta Tuhan untuk beri aku hikmat supaya bisa mengerti apa yang akan kubaca). Setelah lama kurenungkan, akhirnya aku dapatkan maksud dari “minta, cari dan ketok pintu”. Ternyata tiga hal itu merupakan suatu rangkaian proses yang urut dan tidak bisa dipisahkan. Dimulai dari meminta, mencari lalu mengetok pintu.

1. Mintalah, maka akan diberikan padamu
Kata “mintalah” itu berbicara tentang segala keinginan, harapan atau rencana yang aku miliki dalam hidupku. Tentunya kalau aku berdoa meminta sesuatu, pasti sebelumnya aku punya keinginan dalam hidupku.

2. Carilah, maka kamu akan mendapat
“Carilah” berarti berbicara tentang suatu tindakan yang harus dilakukan, yaitu mencari. Jadi, setelah aku mengutarakan keinginanku kepada Tuhan, aku ngga langsung diam saja, menunggu keinginanku itu jatuh dari langit. Aku harus melakukan yang terbaik yang aku bisa untuk mencapai keinginan tersebut. Itu langkah keduanya.

3. Ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Ini adalah langkah pamungkasnya, yaitu mengetok pintu. Setelah mengutarakan keinginanku, melakukan yang terbaik yang aku bisa untuk mendapatkannya, lalu aku harus menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Bagaimana caranya? Aku pergi ke “rumah” Tuhan (maksudnya hadirat Tuhan), mengetok pintunya, supaya aku bisa masuk dan tinggal di dalamNya. Karena kalau kita ketok pintu, pasti kita punya maksud untuk bertemu dengan orang yang ada di balik pintu itu, kan?

Jadi, kalau kita merasa doa kita tidak kunjung dikabulkan Tuhan, ada baiknya kita cek dan ricek (bukan infotainment) dulu diri kita, apakah kita sudah melakukan ketiga perintah Tuhan itu atau belum.

No comments: