Tuesday, January 22, 2008

EDITORIAL

Jangan berhenti,
Tuhan masih terus bekerja!

Menutup tahun 2006 yang lalu, Bp. Harun Imam Santoso (PJ Keluarga) dalam khotbahnya mengajak kita menyongsong tahun 2007―yang hampir usai ini― dengan belajar dari kisah hidup Musa. Musa lahir pada situasi yang tidak menguntungkan, yaitu ketika Firaun menetapkan suatu kebijaksanaan yang memojokkan bangsa Yahudi. Namun, situasi itu malah membawa kebaikan bagi Musa. Ia bukan hanya lolos dari maut, tetapi bahkan diangkat anak oleh putri Firaun. Ini membuktikan bahwa dalam situasi kelam sekalipun, Tuhan masih terus bekerja dengan cara yang ajaib untuk mendatangkan mujijat kebaikan-kebaikan dalam hidup umat pilihanNya. Bahkan, Tuhan bekerja dengan sangat detil mempersiapkan umatNya untuk menggenapi rencanaNya yang maha besar.

Tuhan tidak sedang bermain dadu atas hidup kita sehingga apa yang terjadi atas hidup kita hanya k-e-b-e-t-u-l-a-n belaka. Tuhan punya tujuan khusus atas hidup kita yang tidak dapat dibatasi atau digagalkan oleh apapun kecuali diri kita sendiri, yaitu pemberontakan dan ketidakpercayaan kita. Pemberontakan berhubungan dengan ketidaktaatan, ketidaksetiaan serta keengganan untuk berkorban bayar harga sampai akhir. Ketidakpercayaan berkaitan dengan ketidakmampuan kita dalam memandang segala situasi dan kejadian seperti Tuhan memandang. Karena kita lebih banyak hidup dikuasai keadaan dan perasaan, bukannya iman kepada firman Tuhan.

Sepanjang tahun ini, banyak kejadian yang mewarnai hidup setiap kita. Sebagian orang berhasil menjalani tahun ini dengan maksimal sehingga dapat berbuah banyak. Sebagian yang lain masih sedang dan terus berjuang untuk dapat berbuah. Sebagian lagi, bahkan belum memulai apa-apa (yang satu ini memang sangat disayangkan). Namun, di bagian manapun kita saat ini berada, jangan berhenti, karena Tuhan masih terus bekerja!

Yulia Windyasari
Pemimpin Redaksi

No comments: