Sunday, November 30, 2008

Penuntun Saat Teduh Pribadi 1-7 Desember 2008

Pasanglah telingamu baik-baik! Anda berada di frekuensi iman.

Senin, 1 Desember 2008

HIDUP DARI FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH
Firman hari ini: Amsal 4:20-22

Pertanyaan Perenungan:
1. Sebutkan langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk mendapatkan Firman? (ayat 20-21)
2. Apa yang terjadi jika Firman itu telah tertanam dalam hidup kita? (ayat 22).
3. Sudahkah Firman Tuhan menjadi kehidupan bagi anda?

Pengajaran:
Firman Kristus adalah sumber dari segala iman kita, tatkala kita mendengar Firman Kristus yaitu firman yang diucapkan oleh Allah, maka itu akan menjadi iman di dalam diri kita. Bagaimanakah agar iman yang ada dalam diri kita dapat beroperasi? Kita harus menyimpan firman yang telah menjadi iman di dalam hati. Terus meneruslah mendengar firman Tuhan dan menyimpannya di dalam hati kita, maka firman itu akan kita dapatkan. Jika firman itu telah kita dapatkan, maka firman itu sendiri yang akan melakukan pekerjaan-Nya. Seorang petani tidak akan sering-sering menggali dan membongkar benih yang telah ia tanam di tanah untuk memeriksa pertumbuhan benih. Benih hanya dapat tumbuh kalau ia tetap tertanam di tanah. Ketika iman bertumbuh dan bekerja, kuasa Allah terhubung sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Penerapan Pribadi:
1. Tuliskanlah langkah-langkah yang akan anda lakukan untuk mendapatkan Firman Tuhan dengan aplikasi hidup anda sehari-hari.
2. Doakanlah agar anda dapat menerapkan Firman Tuhan hari ini dalam hidup anda.


Selasa, 2 Desember 2008

TAAT PADA FIRMAN TUHAN
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Yohanes 2:1-11

Pertanyaan Perenungan
1. Apakah yang terjadi pada perkawinan di Kana? (ayat 3)
2. Apa yang Yesus katakan kepada pelayan-pelayan disana? Apa tindakan mereka? (ayat 7). 3. Apa yang terjadi ketika mereka taat mendengarkan suara Yesus? (ayat 9-10).

Pengajaran:
Suatu hari, Smith Wigglesworth berkata tentang keyakinannya untuk mendoakan orang sakit. Ia berkata, “Ketika Tuhan menyuruh saya untuk mendoakan orang sakit, maka tidak peduli apakah orang tersebut akan meninggal atau akan tetap hidup, saya akan tetap mendoakan dia. Apapun kritik orang lain terhadap saya, tidak akan mengurungkan niat saya untuk berdoa. Karena saya akan bertanggung jawab kepada Tuhan dengan firman yang telah saya dengar.” Ketaatan Smith Wigglesworth membuat firman Allah berkuasa dengan terjadinya banyak mukjizat dan tanda-tanda heran. Ia mengelola firman menjadi iman, karena ketaatannya.

Penerapan Pribadi:
Tuliskan komitmen Anda sebagai respon ketaatan pada firman Tuhan.


Rabu, 3 Desember 2008

SUARA YANG PENUH KEKUATAN
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Mazmur 29:1-11

Pengajaran:
Ada sebuah kisah yang sangat menarik yang terjadi pada Olympiade tahun 2004 yang lalu di Australia. Pada saat itu, atlet angkat besi putri Indonesia, Lisa Rumbewas gagal mengangkat barber kedua kalinya. Karena itu wajah Lisa tampak tegang dan gelisah serta ingin menyerah untuk tidak mengangkat barber yang ketiga kalinya. Tiba-tiba terdengar suara dari tengah-tengah penonton, “Lisa... Lisa... mama ada di sini.” Suara tersebut adalah suara ibu kandung dari Lisa Rumbewas yang datang secara khusus untuk menemani anaknya. Suara itu seakan-akan menyuntikan energi ke dalam diri Lisa dan ia maju untuk mengangkat barber yang gagal diangkat pada angkatan kedua tadi. Lisa maju dan mengangkat barber tersebut seakan-akan barber itu hanya sebuah benda ringan. Hasil angkatan tersebut menobatkan Lisa sebagai peraih medali perak Olympiade Australia 2004.

Dalam Mazmur 29 dituliskan, ketika Tuhan memperdengarkan suaranya yang penuh kekuatan, maka hal itu dapat memberikan kekuatan kepada umat-Nya. Sudahkah anda mendengar suara-Nya hari ini?

Pertanyaan Perenungan:
1. Temukan dalam mazmur 29 ini, seberapa dahsyatnya suara Tuhan menurut mazmur Daud?2. Apa yang Tuhan berikan kepada umat-Nya melalui suara-Nya? (ayat 11). 3. Seberapa dahsyatnya suara Tuhan dalam hidup anda?

Penerapan Pribadi:
Sudahkah anda mempraktekkan untuk mendengarkan suara Tuhan untuk hidup anda? Tuliskan langkah-langkah praktis apakah yang ingin Anda lakukan untuk mendengarkan suara Tuhan.


Kamis, 4 Desember 2008

BERIMAN PADA KUASA YANG TERDAPAT DALAM FIRMAN TUHAN
Bacaan Firman Tuhan hari ini: II Petrus 1:3-15

Pengajaran:
Sejak berumur sekitar 7 tahun saya sudah menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan saya karena menurut pemeriksaan dokter ahli saraf, ada sedikit kerusakan pada saraf saya yang mempengaruhi penglihatan saya. Meskipun ukuran minus dan silidris–nya tidak besar, tetapi saya sangat tergantung dengan kacamata terutama di sekolah ketika menerima pelajaran dan ketika kuliah. Saya menggunakan kacamata sampai usia 30 tahun. Setelah itu, dengan alasan pangkal hidung yang ‘lelah’ dan terkadang justru membuat saya sakit kepala, saya melepaskan kacamata dan memutuskan untuk tidak menggunakannya lagi. Saya berdoa agar Tuhan sembuhkan penglihatan saya menjadi normal kembali sambil memegang janji Firman TUHAN, “Oleh bilur–bilurNya saya disembuhkan”. Satu tahun setelah saya melepas kacamata, penglihatan saya rasanya masih belum 100% sempurna, tapi saya tetap percaya kuasa kesembuhanNya akan saya alami.

Di tahun ketiga setelah dengan konsisten saya tidak menggunakan kacamata, TUHAN membuktikan kuasaNya yang ajaib. Pada suatu hari kepala saya sangat sakit sampai saya tidak kuat untuk pergi bekerja. Siang hari itu juga saya pergi berobat ke dokter ahli saraf. Dan ia menyarankan saya untuk konsultasikan ke dokter mata juga. Di sinilah TUHAN membuktikan lewat hasil pemeriksaan seksama dokter mata lengkap dengan peralatannya. Dokter mata tersebut menyatakan bahwa fungsi mata saya baik sekali. NORMAL. Saat itu juga saya sadar, ini salah satu cara TUHAN untuk menunjukkan bahwa iman saya kepada kebenaran FirmanNya tidak pernah salah. (Adry, karyawati)

Pertanyaan Perenungan:
1. Menurut Anda, seperti apakah janji firman Tuhan yang terdapat di dalam ayat 3-4?
2. Hal apakah yang seharusnya kita lakukan? (ayat 5-8). Apa peringatannya? (ayat 9). 3. Apakah yang harus kita lakukan agar tidak tersandung, tapi menerima hak penuh? (ayat 10-11).
Penerapan Pribadi:
Tuliskanlah cara-cara praktis yang ingin Anda lakukan untuk mentaati panggilan Tuhan tersebut?


Jumat, 5 Desember 2008
MENDENGARKAN BAIK-BAIK
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Ulangan 28:1-14

Pengajaran:
Di dalam buku “Like A Mighty Wind,” yang ditulis oleh Mel Tari, ada sebuah kisah mukjizat yang sangat nyata terjadi di pulau Timor. Salah satu tim pelayanan Mel Tari berjalan kaki dari kota Soe ke kampung Bena untuk memberitakan Injil. Karena berjalan kaki, maka sebelum mereka tiba di tempat yang dituju, Matahari telah terbenam sehingga semuanya gelap. Karena tidak ada senter atau obor, maka mereka berdoa kepada Tuhan: apakah melanjutkan perjalanan atau tidur di dalam hutan sampai pagi. Lalu Tuhan berbicara bahwa mereka harus melanjutkan perjalanan mereka dan tidak boleh berhenti. Kemudian tampak sinar di depan mereka seperti obor atau senter yang menerangi jalan mereka. Ketika lampu itu berbelok ke kiri, berarti mereka harus mengikuti ke kiri atau sebaliknya berbalik ke kanan. Akhirnya mereka pun tiba di tempat yang dituju dan dapat memberitakan Injil dengan baik. Itu adalah pengalaman bagaimana jika kita mendengarkan baik-baik suara Tuhan dan melakukannya dengan setia segala yang diperintahkan-Nya, maka Tuhan akan memberkati kita dengan segala kelimpahan-Nya.

Pertanyaan Perenungan:
1. Apa yang harus kita dengar baik-baik dan bagaimana kita melakukan perintah Tuhan? (ayat 1)
2. Apa yang akan Tuhan lakukan jika anda melakukannya? (ayat 1b-14)
3. Baca kembali ulangan 28:1-14 ini dan temukan janji-janji Tuhan untuk hidupmu.

Penerapan Pribadi:
Tuliskanlah dan praktekkanlah komitmen Anda untuk mendengarkan suara Tuhan dan melakukan perintah-Nya


Sabtu, 6 Desember 2008
Dari yang tidak mungkin menjadi mungkin
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Roma 4:1-25

Pengajaran:
Ketika Tuhan memberikan janji kepada Abraham bahwa Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki, Abraham tertawa dan berkata kepada Tuhan bahwa mungkinkah Sara yang telah berumur sembilan puluh tahun melahirkan seorang anak? Secara manusia mungkin kita juga akan bertanya dengan hal yang sama, namun Abraham taat dan percaya akan janji Allah bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa. Dalam kitab Roma dikatakan imannya tidak menjadi lemah dan ia tidak bimbang terhadap janji Allah, walaupun ia mengetahui bahwa tubuhnya sudah lemah dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Dan Abraham menerima janji itu.

Ketika Allah menjanjikan sesuatu, Ia memiliki sebuah rencana tentang bagaimana hal ini bisa dinyatakan, dan hal itu mungkin sangat berbeda dengan apa yang telah kita bayangkan. Namun jika kita percaya terhadap firman Allah, maka jadilah seturut dengan kehendak Allah.

Pertanyaan Perenungan:
1. Apakah pondasi iman Abraham? (ayat 3).
2. Apakah sikap Abraham terhadap firman? (ayat 18-22).3. Untuk mengikuti jejak iman Abraham, apakah yang harus kita lakukan? (ayat 16-17).
Penerapan Pribadi:
Seberapa besar iman anda terhadap janji-janji yang Tuhan telah berikan untuk hidupmu? Tuliskanlah komitmen anda untuk terus berpegang teguh pada iman anda sampai anda melihat janji itu tergenapi dalam hidup anda.


Minggu, 7 Desember 2008

Kupu-kupu dan kaktus
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Filipi 4:10-20

Pengajaran:
Suatu ketika seorang lelaki mohon kepada Tuhan untuk diberikannya sekuntum bunga dan seekor kupu-kupu namun Tuhan malah memberinya sebonggol kaktus dan seekor ulat. Alangkah sedihnya lelaki itu, ia tak mengerti kenapa permintaannya keliru. Pikirnya, "Oh, Tuhan masih banyak tugas mengurus orang-orang lain..." Dan dia memutuskan tidak akan mempertanyakannya lagi. Setelah beberapa waktu, si lelaki memeriksa kembali permintaan yang telah lama dilupakannya. Betapa terkejutnya dia, dari sebonggol tanaman kaktus berduri dan jelek itu tumbuhlah sekuntum bunga yang elok. Dan ulat yang menjijikkan telah berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik.

TUHAN selalu melakukan yang terbaik! Cara-NYA SELALU paling baik, walaupun bagi kita kelihatannya tidak baik. Jika Anda memohon sesuatu kepada Tuhan dan ternyata yang diterima berbeda, PERCAYALAH!! Yakinlah bahwa DIA akan selalu memberikan kebutuhanmu pada saat yang tepat.(sumber:www.jawaban.com)

Pertanyaan Perenungan:
1. Mengapa Paulus dapat menanggung segala perkara? (ayat 13)
2. Seberapa besar Paulus menerima berkat dari jemaat di Filipi? (ayat 18)
3.Apa yang Paulus imani untuk memenuhi kebutuhannya? (ayat 19)

Penerapan Pribadi:
Apakah anda masih khawatir tentang segala kebutuhanmu? Tulislah komitmen iman anda bahwa Allah telah memenuhi segala kebutuhanmu.

No comments: