Saturday, June 19, 2010

PENUNTUN SAAT TEDUH PRIBADI 21-28 Juni 2010

Anugerah dan KemurahanNya Melayakkan Anda
(Belajar dari profil Yosia)

"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!
Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!”
-Mazmur 34:9-


Sumber: 4M-abbalove


Senin, 21 Juni 2010
TUHAN dan KEMAHATAHUANNYA
Firman hari ini: I Raja-raja 13:1-10

Pengajaran:
Dalam renungan Saat Teduh minggu ini, kita akan menelusuri salah satu tokoh Alkitab yang pernah melakukan pembaharuan rohani besar-besaran atas suatu bangsa, saat ia memerintah sebagai raja. Ia adalah raja Yosia. Namun, tahukah Anda sebelum Yosia dilahirkan, Tuhan sudah menetapkan Yosia untuk menjadi reformator di generasinya? Seorang abdi Allah dipakai Tuhan untuk menyampaikan nubuatan ini sepuluh generasi sebelum Yosia lahir. Allah dengan ke-maha kuasaanNya telah merancangkan masa depan Yosia sebelum ia dilahirkan. Jadi bagaimana mungkin Tuhan tidak merancangkan yang terbaik bagi Anda? Kehidupan Anda sudah dirancangNya sebelum ada satu haripun terjadi dalam hidup Anda. Jangan memandang remeh hidup Anda!


Selasa, 22 Juni 2010
TIDAK ADA BATASAN UNTUK MELAYANI TUHAN
Firman hari ini: II Tawarikh 34:1-7

Pengajaran:
Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk melihat bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menjadi alatNya. Tidak ada batasan usia saat Tuhan memakai kita untuk melayani. Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja, ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Dikatakan dalam Alkitab, ketika ia masih muda belia, ia mencari Allah Daud. Perbuatannya yang mungkin menghebohkan penduduk Yerusalem adalah ketika ia meluluhlantahkan mezbah-mezbah dan berhala-berhala. Kalau Yosia bisa dipakai Tuhan sejak usia muda, masihkah kita menghindar dari jawaban kita atas panggilan Tuhan kepada kita untuk melayani Dia? Renungkan Firman Tuhan hari ini, aplikasikanlah dalam hidup Anda, teguran apa yang Anda dapat hari ini melalui Firman Tuhan? Buatlah komitmen untuk melayaniNya, sebab melayani adalah sebuah kehormatan bagi kita.


Rabu, 23 Juni 2010
FIRMAN YANG MENEGUR
Firman hari ini: II Tawarikh 34:8-28

Pengajaran:
Pada era tahun 1970-an sampai 1980-an, muncullah suatu kegerakan yang disebut kegerakan kembali kepada Alkitab. Baik khotbah maupun percakapan setiap hari akan selalu terdengar kata ‘Back to the Bible’ (kembali kepada Alkitab). Entah siapa yang mempopulerkan istilah tersebut, tetapi kata 'back to the bible' sangat terkenal di mana-mana. Sebenarnya gerakan kembali kepada Alkitab atau mencintai kitab Taurat telah dimulai pada zaman raja Yosia. Dikatakan bahwa, “Pada tahun kedelapan belas dari pemerintahannya, setelah selesai mentahirkan negeri dan rumah TUHAN, ia menyuruh Safan (panitera negara) ...., untuk memperbaiki rumah TUHAN, Allahnya,”(II Tawarikh 34:8). Pada saat itu, mereka menemukan kitab Taurat Musa yang terhilang. Lalu, Safan membacakan sebagian di depan raja. Maka, reaksi Yosia sangat luar biasa, karena “Segera sesudah raja mendengar perkataan Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya,”(II Tawarikh 34:19). Inilah kelebihan Yosia, ia segera bertobat ketika mendengar firman Tuhan. Bagaimana dengan kita? Apakah kita cepat bertobat ketika kita Tuhan menegur melalui FirmanNya, atau masih mengeraskan hati terhadap teguran Tuhan?


Kamis, 24 Juni 2010
YOSIA MEMIMPIN TINDAKAN PERTOBATAN MASSAL
Firman hari ini: II Tawarikh 34:29-33

Pengajaran:
Jika Anda heran dengan ketegaran hati orang Israel untuk tidak mau bertobat, maka inilah saat-saat yang indah ketika kita membaca bagian Alkitab hari ini. Yosia sebagai orang yang dinubuatkan oleh Tuhan, memimpin pertobatan massal atas Kerajaan Yehuda. Dikatakan bahwa, “Dengan didengar mereka ia (raja Yosia) membacakan segala perkataan dari kitab perjanjian yang ditemukan di rumah TUHAN itu. Sesudah itu berdirilah raja pada tempatnya dan diikatnyalah perjanjian di hadapan TUHAN untuk hidup dengan mengikuti TUHAN, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya, peraturan-peraturan-Nya dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hatinya dan dengan segenap jiwanya dan untuk melakukan perkataan perjanjian yang tertulis dalam kitab itu,”(II Tawarikh 34:30b-31). Yosia menyuruh semua orang yang ada di Israel untuk beribadah pada TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Benarlah pernyataan ini, “Orang yang tepat, ditempatkan pada posisi yang tepat, untuk bertindak pada waktu yang tepat dapat menghasilkan perubahan yang luar biasa.” Sudahkah Anda hidup dengan mengikuti Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa sehingga hidup Anda berdampak bagi orang lain? Doakan juga supaya para pemimpin Kristen mau dan berani tampil sebagai pembaharu-pembaharu bagi bangsanya.


Jumat, 25 Juni 2010
PEMBAHARUAN ROHANI YANG DILAKUKAN OLEH YOSIA
Firman hari ini: II Raja-raja 23:1-30

Pengajaran:
Bukan hanya terjadi pertobatan massal saja, tetapi Yosia juga memberhentikan para imam berhala atau imam dewa asing yang telah diangkat oleh raja-raja Yehuda sebelum Yosia lahir. Inilah yang disebut transformasi bangsa. Yosia melakukan sesuai isi nubuatan terhadap dirinya bahwa ia akan, “Ia memecahkan tugu-tugu berhala dan menebang tiang-tiang berhala, lalu ditimbuninya tempat-tempat itu penuh dengan tulang-tulang manusia. Juga mezbah yang ada di Betel, bukit pengorbanan yang dibuat oleh Yerobeam bin Nebat yang mengakibatkan orang Israel berdosa, mezbah dan bukit pengorbanan itu pun dirobohkannya dan batu-batunya dipecahkannya, lalu ditumbuknya halus-halus menjadi abu, dan dibakarnyalah tiang berhala. Dan ketika Yosia berpaling, dilihatnyalah kuburan-kuburan yang ada di gunung di sana, lalu menyuruh orang mengambil tulang-tulang dari kuburan-kuburan itu, membakarnya di atas mezbah dan menajiskannya, sesuai dengan firman TUHAN yang telah diserukan oleh abdi Allah yang telah menyerukan hal-hal ini,”(II Raja-raja 23:14-16). Inilah yang disebut transformasi atau pembaharuan. Adakah berhala-berhala tertentu masih tersembunyi di dalam hidup Anda? Bertobatlah. Doakan juga agar para pemimpin Kristen tidak menyembunyikan dosa di hadapan Tuhan.


Sabtu, 26 Juni 2010
YOSIA MENGADAKAN PERAYAAN PASKAH BAGI TUHAN
Firman hari ini: II Tawarikh 35:1-19

Pengajaran:
Raja Yosia benar-benar menjadi pembaharu luar biasa. Kita melihat bagaimana pembaharuan demi pembaharuan yang dilakukan oleh Yosia. Hari ini kita dapat membaca tindakan Yosia berikutnya, yakni mengadakan perayaan paskah bagi Tuhan yang tidak pernah dilakukan selama beberapa generasi sebelumnya. Dikatakan, “Kemudian raja memberi perintah kepada seluruh bangsa itu: 'Rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang tertulis dalam kitab perjanjian ini!' Sebab tidak pernah lagi dirayakan Paskah seperti itu sejak zaman para hakim yang memerintah atas Israel dan sepanjang zaman raja-raja Israel dan raja-raja Yehuda. Tetapi barulah dalam tahun kedelapan belas zaman raja Yosia Paskah ini dirayakan bagi TUHAN di Yerusalem,” (II Raja-raja 23:21-23). Inilah dia, sang pahlawan sejati dari keturunan Daud, karena kelahirannya saja telah dinubuatkan oleh Tuhan sebelumnya. Mari, biarkan Tuhan memberikan pencerahan baru bagi diri Anda melalui renungan Saat Teduh hari ini. Kita percaya bahwa Tuhan pasti memiliki rencana yang indah bagi kita untuk digenapi di dalam hidup kita. Jangan pernah melupakan segala kebaikan Tuhan. Sebaliknya, rayakan setiap kebaikanNya. Percayai rencanaNya dalam hidup Anda. Pandanglah hidup Anda seperti Dia memandang dan hiduplah dalam rencanaNya.


Minggu, 27 Juni 2010
YOSIA MATI KARENA TIDAK MENGINDAHKAN PESAN TUHAN
Firman hari ini: II Tawarikh 35:20-27

Pengajaran:
Biasanya, ketika seseorang sudah menjadi pelaku sejarah, terkadang peringatan-peringatan yang didengarpun diabaikan begitu saja. Setelah kita melihat segala kegemilangan dari karier Yosia, maka renungan Saat Teduh hari ini dikhususkan tentang kematian Yosia karena mengabaikan nasihat Tuhan. Sangat disayangkan. Jika Yosia masih dengar-dengaran terhadap pesan Tuhan, maka ia mungkin tidak akan mati secepat itu. Pesan Tuhan itu diucapkan oleh Nekho, raja Firaun dari Mesir, “'Allah memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!' Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido,”(II Tawarikh 35:21-22). Adakah Anda juga tidak mengindahkan pesan Tuhan atas hidup Anda? Awas, peringatan ini sangat serius bagi kita.
Sudahkah Anda memerhatikan sungguh-sungguh peringatan Tuhan setiap waktu? Hati-hati, jangan sampai Anda tergelincir! Jangan sampai Anda mengakhiri hidup nanti dengan kehancuran bahkan kebinasaan. Doakan juga supaya setiap orang Kristen berhati-hati dengan kesuksesan mereka.

No comments: