Tuesday, December 11, 2007

EDITORIAL

Berjaga-jaga agar kasih AGAPE tidak menjadi dingin

Minggu ini kita memasuki pekan terakhir gerakan Touching Heaven Changing Community – Be Fruitful (THCC-Berbuah). Hampir tujuh pekan lamanya kita belajar menghidupi kasih agape. Sudahkah kasih agape berbuah-buah dalam hidup kita, pelayanan kita, dalam setiap tantangan serta persoalan yang kita hadapi?

Tentunya kita tidak boleh cepat puas dan berhenti menghidupi kasih agape. Apalagi menghadapi tantangan akhir jaman yang semakin sulit, kita perlu terus dan lebih lagi hidup di dalam serta mengusahakan kasih agape. Kita perlu berjaga-jaga setiap saat supaya kasih agape tidak menjadi dingin. Sebab, ketika kasih agape menjadi dingin, maka kasih eroslah yang akan mengusai hidup kita. Akan sangat berbahaya ketika kasih eros menguasai kita. Kita tidak hanya tidak dapat berbuah maksimal, tetapi juga Tuhan menolak kita serta jerih payah kita dalam melayaniNya (Wahyu 2: 4).

Marilah kita semakin giat mengusahakan kasih agape dalam hidup kita setiap waktu supaya hidup kita berbuah-buah maksimal. Berjaga-jaga dalam doa dan perenungan firman Tuhan serta saling mengingatkan antara sesama saudara seiman. Jangan sampai setelah memulainya dengan kasih agape, kita malah mengakhirinya dengan kasih eros hanya karena kita tidak berjaga-jaga. (Yulia Windyasari/Pemimpin Redaksi)

FOKUS KITA

Diperlengkapi untuk Berbuah

Hidup kekristenan harus bertumbuh dan menghasilkan buah. Jika seseorang ingin menghasilkan buah dalam hidupnya maka ia harus diperlengkapi. Eddy Leo dalam bukunya, Touching Heaven Changing Community (THCC), mengatakan bahwa melalui beberapa media seseorang dapat diperlengkapi. Media tersebut adalah pertemuan ibadah korporat, buku, CD/kaset audio, DVD/VCD dan lainnya.

Tetapi, di atas semua itu kita harus selalu ingat bahwa esensi utama dari berbagai media yang tersebut di atas adalah Firman Allah. Sebab, semua media harus selalu memunculkan Firman Allah sebagai landasan yang kokoh. Firman Allah adalah bahan baku utama media-media tersebut. Tanpa Firman Allah, semua media tidak ada artinya. Firman Allah adalah benih dari buah yang akan dihasilkan.

Firman Allah adalah nutrisi utama
Perumpamaan mengenai pokok anggur (Yoh. 15:1-8), memberi tahu kita bahwa sebelum menghasilkankan buah, pohon tersebut membutuhkan nutrisi/makanan yang dibutuhkannya agar dapat bertumbuh dan menghasilkan buah. Setiap ranting dan daunnya mendapatkan nutrisi tentu dari pokok pohon tersebut. Yesus adalah pokok kekristenan. Ia adalah Firman Allah yang hidup dan yang menjadi daging. Ia yang mengalirkan nutrisi Firman Allah kepada kita agar bertumbuh dan berbuah.

Firman mengandung kuasa
Firman bukan sekedar tulisan belaka atau kata-kata kosong. Firman mengandung kuasa Allah yang melebihi kuasa apapun di dunia ini dan sanggup mengadakan berbagai mujizat. Yos. 1:8 berkata, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Ternyata, setelah mendapatkan Firman melalui media-media tersebut di atas, kita perlu merenungkan dan mengucapkannya setiap hari. Inilah yang mengaktifkan kuasa Firman Allah dalam hidup kita, sehingga dapat berbuah bagi Allah serta mengalami mujizatNya. Firman Allah harus dinyatakan dalam hidup kita setiap waktu dalam segala situasi. Untuk itu, kita harus tinggal dalam Firman Allah. Kita harus melekat pada Yesus, pokok anggur, sebab kita rantingnya. Jika tidak tinggal pada pokok, maka seumur hidup kita tidak akan pernah berbuah. Kita butuh Yesus untuk menghasilkan buah.

Jadi, bagaimana kita diperlengkapi untuk berbuah? Renungkan, ucapkan dan lakukan Firman Allah! Jadikan Firman sebagai dasar segala yang kita lakukan.(you)

INSPIRATIONAL STORY

Jalan Setapak

20 November 2007...

Suatu pagi aku berjalan melewati hutan. Aku belum pernah melewati hutan itu sebelumnya sehingga aku tidak tahu kondisi hutan itu. Aku melihat ada jalan yang cukup lebar untuk kulalui dan dengan gembira aku mulai berjalan melaluinya. Namun, tiba-tiba terdengar suara yang menuruhku untuk tidak melewati jalan itu, melainkan melalui jalan setapak yang ada di sebelah kananku.

Aku tahu itu adalah suara TUHAN. Sejenak aku termenung memikirkan jalan manakah yang harus aku lalui. Jalan lurus yang lebar dan rata... atau... jalan setapak yang sempit dan berbukit-bukit. Kemudian aku memutuskan untuk mengikuti suara TUHAN, yaitu berjalan melalui jalan setapak yang sempit itu. Jalan yang kulalui itu ternyata memang berat. Selain berbukit, jalan itu juga terjal berbatu-batu sehingga cukup sulit bagiku untuk dapat melewatinya.

Akhirnya, aku pun sampai di ujung jalan. Betapa terkejutnya aku. Ternyata aku berada tepat di ujung jalan yang tadi kulihat lebar dan rata. Ketika kulihat kebali ke jalan itu, ternyata jalan itu tidaklah rata ataupun lebar. Jalan itu sebenarnya adalah sebuah jebakan yang ditutupi semak-semak dan dedaunan untuk menangkap hewan buas. Jika aku tadi sampai menginjaknya, aku pasti jatuh dalam lubang perangkap dan tak mungkin bisa keluar Sebab, jebakan itu baru akan didatangi oleh para pemburu binatang beberapa hari kemudian. Jika aku terjatuh di sana, aku akan sangat menderita dan mati karena lubangnya sangat dalam.

Melalui pengalamn itu, TUHAN mengajarku sesuatu yang penting dalam kehidupan. Seringkali manusia melihat begitu nikmatnya hidup dalam daging dan kenyamanan, seperti berjalan di jalan yang rata dan lebar, namun ternyata maut di dalamnya. Sedangkan jalan yang terlihat sempit, terjal dan berbatu adalah gambaran hidup kita di dalam Roh (dipimpin Roh). Dibentuk dan dipisahkan dari nafsu serta kenyamanan daging untuk menuju kehidupan yang berbuah-buah dan kekal.

Melewati jalan yang sempit dan berbatu memang sulit dan penuh penderitaan. Melawan dan membuang kedagingan untuk hidup maksimal di dalam tujuan hidup yang Tuhan rancangkan bagi kita memang penuh perjuangan, namun hadiah yang menanti kita di ujung jalan lebih besar dan berharga dari apa yang kita lepaskan. (Anita Amelia/Pembina Youth)

SEPUTAR KITA

Berkat TUHAN melalui THCC...

Beberapa minggu yang lalu saya merasakan apa yang dinamakan kebosanan dalam pelayanan di komsel. Waktu itu saya sangat kecewa dengan beberapa anggota komsel yang bandel-bandel. Sebagai PKS, waktu itu saya benar-benar merasa tidak memiliki hati lagi terhadap pelayanan di komsel termasuk anggota komsel. Sekalipun saya setia datang untuk ibadah raya dan komsel, tapi hati saya jauh dari mereka (anggota komsel). Saya sampai tidak pernah membawakan S3 (sharing firman) pada pertemuan komsel, tugas itu saya wakilkan ke tim inti yang lain, bahkan saya tidak pernah puasa lagi menjelang hari komsel sampai-sampai saya berpikir mau berhenti jadi PKS. Puji Tuhan berkat 4M THCC Tuhan mulai buka mata saya tentang kasih agape. Sekalipun masih ada kekurangan dalam anggota komsel, tapi saya belajar untuk menerima keadaan anggota komsel apa adanya dan sekarang saya sudah mulai melayani di komsel lagi dengan hati yang diperbarui. (Christine/PKS Youth)

Dulu saya adalah orang yang mudah putus asa dan menyerah kalah terhadap situasi yang sulit. Kalau ada masalah dalam keluarga saya selalu emosi, marah dan kurang dapat menguasai diri, sampai-sampai kalau marah semua barang di rumah berterbangan. Apalagi kalau suami saya yang melakukan kesalahan. Baru–baru ini suami saya mengalami tekanan dan pergumulan yang sangat berat, yang membuat dia tidak mampu mengatasinya. Melalui masalah itu, saya belajar berperan sebagai penolong yang baik buat suami. Saya menguatkan, menghibur dan memberi semangat dia dengan kasih agape untuk tetap tegar. Semua berkat THCC, saya belajar untuk hidup dipenuhi dan mempraktekkan kasih agape. Saya belajar taat dan setia dalam perkara kecil, sehingga Tuhan memberi saya hikmat untuk dapat menolong suami saya dan berkat yang melimpah dalam usaha jualan saya. Saya juga belajar berani membagikan berkat Tuhan yang sudah saya dapat melalui THCC. Saya benar-benar bersyukur bahwa hikmat dan berkatNya tercurah buat keluarga saya. Saya mulai mengerti bahwa ketaatan dan kesetiaan sangatlah penting dan saling berhubungan. Sekarang saya tambah semangat dan antusias dalam melakukan THCC. (Ibu Purwo Putriani/Family)

INFO KITA

Persembahan 2 Desember 2007

Perpuluhan : Rp. 20.637.000
Diakonia : Rp. 1.439.000
Misi : Rp. 3.023.000

____________________________________________________________________
TELAH HADIR!

Penuntun Saat Teduh Pribadi
Kingdom of Heaven

“INNER HEALING”

(Rp. 8.000,-)

Hubungi: Ibu Lanny (Keluarga); Sdri. Merry (Youth); Sdri. Setyarini (Teen)




___________________________________________________________________

Saksikan!
pemutaran film

“My Hope Indonesia”
Sabtu, 15 Desember 2007
pukul 16.30 - 17.30 WIB
di RCTI dan
Trans TV serta TVRI (sedang diusahakan)

Film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA)

Ajaklah keluarga dan teman-teman Anda untuk nonton bersama.
Jangan lupa dukung melalui doa agar pemutaran film ini
benar-benar menjadi berkat bagi Bangsa Indonesia .
____________________________________________________________________

Natal Anak Jesus’ Children Church (J’CC)

Bapaku Sahabatku

Sabtu, 15 Desember 2007
Pukul 16.00 WIB
Gedung Gereja KrisPen

Ajaklah putra-putri Anda dan orang-orang disekitar Anda untuk merayakan natal
anak bersama-sama.
____________________________________________________________________

Semarak perayaan Natal Teen

“Damai di tengah Badai”

Minggu, 16 Desember 2007
Pukul 10.00 WIB
Gedung Gereja KrisPen

Dimeriahkan puji-pujian, drama dan tarian.

Ajaklah saudara dan teman-temanmu untuk merayakan dan mengalami kasih
Tuhan dalam natal ini.
Kami tunggu kehadiranmu!
____________________________________________________________________

Mari rayakan bersama

Natal Keluarga

“Damai di tengah Badai”

Pembicara:
Bp. Michael Razi (Solo)

Minggu, 16 Desember 2007
Pukul 18.00 WIB
Gedung Gereja GBI Kristus Pencipta
Jl. Mojoarum IV/15.


Datanglah bersama keluarga, rekan dan teman-teman Anda
Alami damai dalam kasihNya!
____________________________________________________________________

IBADAH RAYA YOUTH LIBUR!

Sehubungan Ibadah Natal Youth yang diselenggarakan pada hari Jumat,
14 Desember 2007, maka Ibadah Raya Youth 16 Desember 2007 LIBUR.
____________________________________________________________________

IBADAH RAYA DIGABUNG!

Ibadah raya Keluarga, Youth & Teen pada hari Minggu, 30 Desember 2007
DIGABUNG dalam 1 kali ibadah saja pada pukul 09.00 WIB..
____________________________________________________________________

IBADAH RAYA TUTUP TAHUN!

Ibadah raya penutupan tahun diselenggarakan pada hari Senin, 31 Desember 2007,
pukul 22.00 WIB untuk seluruh usia.
Ibadah akan disertai dengan Perjamuan Kudus!
____________________________________________________________________

PENGUMUMAN

Saksikan & Rayakan Bersama

Drama & operet Natal Youth
Live ‘n cinema

“My Choice!”

Jumat, 14 Desember 2007
Pukul 18.30 WIB TEPAT!
Gedung Gereja GBI Kristus Pencipta
Jl. Mojoarum IV/15.

Pastikan engkau datang & ajaklah saudara & teman-temanmu.
Dapatkan undangan eksklusif untuk VIP Listmu di:Sdri. Eta / Mei Hong

Sunday, December 9, 2007

PRESBITORIAL

Ditempa dalam Sekolah Kehidupan


Sekolah adalah tempat untuk menempa seseorang, agar setelah lulus dia dapat berfungsi di masyarakat dengan maksimal. Sekolah bukanlah tempat yang nyaman, namun jika kita berkomitmen melakukan apa yang menjadi prioritas, maka pada akhirnya dengan ilmu yang kita dapatkan, kita dapat berbuat banyak hal untuk orang lain.

Demikian pula kehidupan kekristenan adalah sekolah bagi kita agar dapat menggenapi kehendak Allah yang sempurna, yaitu untuk melakukan perbuatan baik yang Ia persiapkan sebelumnya (Efesus 2:10). Lewat sekolah ini Tuhan ingin berkarya banyak di dalam dan lewat hidup kita, karena Ia ingin memakai hidup kita untuk menjadi saluran bagi orang lain. Namun, seringkali kita tidak berespon dengan baik ketika dibentuk dalam “sekolah” Tuhan ini.

Sebagai manusia, adakalanya saya masih mempertahankan apa yang saya sukai. Saya adalah orang yang tidak sabar melihat orang yang kerjanya lamban, dan saya menganggap hal itu wajar. Ketika saya mempertahankan sifat ketidaksabaran itu, Tuhan kirimkan banyak orang yang lamban di sekitar saya. Saya mulai jengkel kepada Tuhan. Lambat laun saya mulai introspeksi karena hidup saya tidak bertambah baik. Saya pun mengijinkan Tuhan memangkas hidup saya, sekalipun sakit. Saya belajar bersyukur untuk setiap orang yang lamban di sekitar saya. Ada sukacita luar biasa yang saya alami. Perubahan itu tidak saya nikmati sendiri, namun beberapa orang mulai merasakan perubahan saya, buktinya mereka berkata nyaman bekerja bersama saya dan berkomitmen mau menolong saya semaksimal mungkin.

Jangan pernah mempertahankan apa yang Saudara sukai dan ijinkan Tuhan memangkas apa yang tidak berguna dalam hidup Saudara, karena Tuhan ingin memakai Saudara untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar yang dapat membuat iblis stres dan kalah total. (Priscilla Lidia B./Tim Kepemimpinan Jemaat)

FOKUS KITA

Berbuah dalam Sekolah Kehidupan

Sejak seseorang lahir di bumi, ia telah masuk dalam sekolah kehidupan. Dalam sekolah kehidupan, semua orang masuk dalam proses belajar, berlatih dan berubah sampai menghasilkan sesuatu. Bagi orang percaya, proses belajar dalam sekolah kehidupan harus sampai menghasilkan buah. Bagaimana caranya?

Ada seorang petani yang hendak menanam jagung. Sebelum menanam benih jagung, si petani mencari lahan/tanah terlebih dulu. Setelah menemukannya, ia tidak langsung menanam benih, tetapi mempersiapkan keadaan tanah agar siap ditanami. Ia cangkul tanahnya, mencabut rumput-rumput yang menggangu dan menyiraminya dengan air. Petani itu sengaja mengolah tanahnya karena ternyata tanah itu mengandung zat asam yang cukup tinggi, yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Kurang lebih 2 hari, si petani mulai menanam benih jagung. Setiap hari ia menyiramnya dengan air yang cukup dan merawat tanah di sekelilingnya. Suatu hari muncul tunas jangung di tanah itu. Hari demi hari tanaman jagung semakin tinggi & akhirnya mengahsilkan buah jagung. Benih yang ditanam oleh petani adalah benih yang unggul sehingga dalam 1 pohon bisa menghasilkan 2 sampai 3 buah jagung.

Ilustrasi di atas mengajarkan bahwa untuk dapat berbuah dalam sekolah kehidupan ada beberapa proses yang harus kita lewati. Tanah menggambarkan keadaan hati seseorang. Jika hati seseorang belum siap ditanami Firman Allah, maka harus dibajak terlebih dahulu. Jika masih ada pabrik dosa, maka pabrik tersebut harus ditutup. Jika ada ikatan-ikatan dari kuasa roh jahat harus dilepaskan. Sebab dosa dan ikatan roh jahat akan menghambat pertumbuhan Firman Allah. Hati manusia harus dipulihkan, dibajak dan dilembutkan terlebih dulu agar dapat tunduk kepada otoritas Firman Allah dan mau diajar.

Bagian manusia adalah menerima benih Firman Allah & melakukannya. Bagian Allah adalah menyirami dengan kuasaNya melalui Roh Kudus. Allah menyirami hidup manusia ketika ia mengalami perjumpaan denganNya secara pribadi lewat saat teduh (berdoa & merenungkan firman) serta korporat melalui komsel, ibadah raya.

Buah tidak keluar secara instan. Untuk menghasilkan buah, selain mengalami Kristus secara pribadi dan korporat, Firman Allah harus dilakukan secara nyata. Latihan mempraktekkan Firman Allah bisa dimulai ketika kita mengalami masalah atau tantangan dalam hidup kita sehari-hari, yaitu membuat keputusan-keputusan atau berespon secara benar sesuai Firman Allah.(you)

INFO KESEHATAN

16 Fakta yang Harus Anda Ketahui tentang
KANKER

1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar-milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.

2. Sel kanker terjadi antara 6 sampai 10 kali di dalam hidup manusia.

3. Ketika kekebalan tubuh manusia kuat, sel-sel kanker akan rusak dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor.

4. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut mempunyai beragam gangguan nutrisi. Kanker bisa disebabkan oleh faktor genetik (keturunan), lingkungan, makanan dan gaya hidup.

5. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.

6. Kemoterapi melibatkan sel kanker beracun yang tumbuh dengan cepat dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, organ bagian dalam dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dsb.

7. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker, juga membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.

8. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor, tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang perkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor.

9. Ketika tubuh telah banyak mempunyai racun yang terbakar akibat kemoterapi dan radiasi, sistem imun yang dibinasakan karenanya akan lemah dari berbagai macam infeksi dan komplikasi.

10. Kemoterapi dan radiasi bisa mengakibatkan sel kanker bermutasi dan menjadi bersifat menentang serta sulit dihancurkan. Pembedahan juga dapat mengakibatkan sel kanker menyebar ke bagian lain.

11. Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel kanker lapar dengan cara tidak memberinya makanan yang dapat menyebabkannya berkembang biak.

12. Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam isi perut menjadi antaran untuk membangun racun.

13. Dinding kanker dialasi oleh protein yang tangguh.Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim untuk melawan dinding protein sel kanker dan membiarkan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker.

14. Beberapa suplemen membangun kekebalan imun (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti oksidan, vitamin, mineral, EFA, dll) dan memungkin kan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker. Suplemen-suplemen lain seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau pemrograman kematian sel, metode tubuh normal dari penempatan sel yang rusak,tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.

15. Kanker adalah penyakin pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang proaktif dan positif akan membuat selamat. Kemarahan, tidak memaafkan dan kepahitan menempatkan tubuh ke dalam keadaan penuh stress. Belajarlah mempunyai semangat mencintai dan memaafkan. Belajarlah santai dan menikmati hidup.

16. Kanker sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernapas dengan dalam membantu mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain untuk menghancurkan sel kanker.

Sel Kanker hidup dengan:
1. Gula adalah umpan kanker.
Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.

2. Susu membuat tubuh memproduksi mucus,
terutama di organ bagian dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.

3. Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam.
• Diet anti daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker
• Diet dengan 80% sayur dan buah segar, biji-bijian dan kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang.
• Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat.
• Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari.
• Enzim rusak pada temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.
• Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi.
• Teh hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker.
• Yang terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng.

Sumber : internet

INFO KITA

Persembahan 25 November 2007

Perpuluhan : Rp. 6.003.250
Diakonia : Rp. 1.039.000
Misi : Rp. 1.392.000
____________________________________________________________________

PELAYANAN RUTAN MEDAENG

Mari telibat dalam pelayanan kepada napi-napi di Rutan Medaeng yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Desember 2007. Berangkat bersama-sama dari gereja pada pukul 07.30 WIB.
____________________________________________________________________

Jangan lewatkan!

Semarak perayaan Natal Teen
“Damai di tengah Badai”

Minggu, 16 Desember 2007
Pukul 10.00 WIB
Gedung Gereja KrisPen

Dimeriahkan puji-pujian, drama dan tarian.

Jangan lupa mengajak saudara dan teman-temanmu ya.
Kami tunggu kehadiranmu!
____________________________________________________________________

Mari rayakan bersama

Natal Keluarga
“Damai di tengah Badai”

Pembicara:
Bp. Michael Razi (Solo)

Minggu, 16 Desember 2007
Pukul 18.00 WIB
Gedung Gereja GBI Kristus Pencipta
Jl. Mojoarum IV/15.

Datanglah bersama keluarga, rekan dan teman-teman Anda
Alami damai dalam kasihNya!

PENGUMUMAN

Saksikan & Rayakan Bersama

Drama & operet Natal Youth
Live ‘n cinema

“My Choice!”

Jumat, 14 Desember 2007
Pukul 18.30 WIB TEPAT!
Gedung Gereja GBI Kristus Pencipta
Jl. Mojoarum IV/15.

Pastikan engkau datang & ajaklah saudara & teman-temanmu.
Dapatkan undangan eksklusif untuk VIP Listmu di:
Sdri. Eta / Mei Hong